Showing posts with label hitler. Show all posts
Showing posts with label hitler. Show all posts

Wednesday, July 6, 2011

Misteri Kematian Hitler


Medusakick - Sobat MDSK, Saya ingin membahas kembali tentang misteri kematian hitler yang sampai sekarang belum terpecahkan,jika repost mohon maaf.Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Adolf Hitler, tidak ada pihak yang dapat menyebutkan secara pasti apakah penyebab kematian pemimpin Nazi German ini. Versi yang paling popular menyebutkan bahawa Hitler telah mati membunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri atau meminum racun sainad pada 30 April 1945 di sebuah Bunker di Berlin bersama kekasihnya Eva Braun.


Ketika itu negara Jerman sedang ditawan oleh tentera Rusia. Ramai ahli sejarah meragui bahawa Hitler telah membunuh dirinya dan mengesyaki, itu hanyalah merupakan propaganda pihak Nazi untuk menjadikan Hitler sebagai pahlawan.



Jasad yang didakwa sebagai Adolf Hitler ditemui di bunker bawah tanah





Misteri kematian pemimpin kuku besi Jerman Adolf Hitler, kembali menjadi perbincangan hangat, apabila The Daily Telegraph pada 28 September 2009 menerbitkan sebuah laporan, bahawa tengkorak yang selama ini didakwa sebagai milik Hitler yang disimpan di Rusia ternyata, bukanlah tengkorak milik pemimpin yang digelar The Fuhrer itu. Dalam program dokumentari History Channel yang diterbitkan di British menjelaskan, tengkorak tersebut merupakan tengkorak seorang perempuan yang meninggal di bawah usia 40 tahun.

Tengkorak yang didakwa sebagai milik Adolf Hitler

Selama ini kematian Hitler memang sangat misteri, kerana tidak ada saksi yang dapat menunjukkan dimana mayat Hitler mahu pun mayat Eva Braun. Di Konferensi Postdam tahun 1945, Stanlin menyatakan bahawa mayat Hitler dan Eva Braun tidak ditemui. Stanlin juga mendakwa, The Fuhrer ini telah lolos melarikan diri ke Sepanyol atau tempat lain di Amerika Latin. Tidak berapa lama selepas itu, terdapat khabar angin yang mengatakan Hitler mungkin telah menggunakan kapal selam untuk ke sebuah pulau rahsia. Tetapi tiada sesiapa pun yang tahu nama dan lokasi pulau yang dimaksudkan itu.
Penemuan ini menguatkan kembali teori konspirasi bahawa Hitler tidak mati pada 1945. Dia disyaki melarikan diri dan mati di usia tua. Pelbagai teori telah dikemukakan, dimanakah kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan di Indonesia.



3 Versi Yang Popular ( sedutan ringkas )
Masing-masing pihak mengemukakan berbagai hujah dan bukti yang memperkuat dakwaan mereka. Sejumlah dokumen didedahkan dan para saksi pun berbicara.

1) ARGENTINA

Jurnalis Argentina juga pengarang buku ‘Bariloche Nazi’, Abel Basti meyakini Hitler mati di Argentina pada 1960. Basti mendakwa Hitler telah melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam, bersama kekasihnya Eva Braun. Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Ini berdasarkan atas keterangan beberapa orang saksi.

Seperti dikutip di laman Salisburypost, 30 Ogos 1999, artikel surat kabar pada 17 Julai 1945, memberitakan Hitler dan Eva Braun terlihat di Argentina. Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times bahawa Hitler dan Eva telah melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.


Kapal Selam U-Boat German

2) BRAZIL

Sementara dakwaan bahawa Hitler meninggal di Brazil berdasarkan pengakuan anggota NAZI bahawa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil. Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam kumpulan NAZI telah ditemui di pedalaman hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di batu nisan yang berbentuk salib.


Makam NAZI di pedalaman Amazon, Brazil.




3) INDONESIA



Dakwaan ini berdasarkan pada temubual seorang doktor warga Bandung, Dr.Sosrohusodo.
Sosro merupakan seorang doktar lulusan Universiti Indonesia. Beliau telah menulis pendapatnya pada satu artikel di Pikiran Rakyat pada 1983. Kemudian pada 1994 penulis telah bertemu dengan Sosrohusodo. Hasil wawancara itu telah dimuatkan didalam Pikiran Rakyat pada 24 Februari 1994 dalam bentuk artikel yang cukup panjang. Artikel itulah yang kemudiannya telah dihebahkan di dunia maya kebelakangan ini. Pertemuan dengan Sosrohusodo ketika itu dilakukan atas permintaannya.


Sosrohusodo menyimpan kisah yang didengarinya daripada masyarakat Sumbawa. Masyarakat di sana pernah bercerita, pada satu ketika, mereka melihat munculnya kapal selam dari laut yang disusuli dengan pendaratan sebuah kenderaan berbentuk bulat.
Rujuk Kembali


*** Sila double click pada foto untuk imej lebih besar.



Sosro turut bercerita mengenai pengakuan Nyonya S ( isteri ke-2 Poch ) berkaitan dengan hal itu. Suatu hari suaminya mencukur misai sama seperti misai Hitler, S kemudiannya bertanya mengenai persamaan misainya itu dengan misai Hitler. Poch malah mengiyakan bahawa dirinya adalah Hitler. “Tapi jangan bilang sama siapa-siapa,” begitu Sosro mengutip ucapan Nyonya S.

Sekurang-kurangnya terdapat dua gambar yang menunjukkan hubungan suami isteri antara Nyonya S dan Dr. Poch. Gambar yang dihasilkan di Sumbawa itu disebut Sosro sebagai gambar saat keduanya melangsungkan pernikahan di pendopo kabupaten. Penggunaan pendopo sebagai tempat hajatan menunjukkan kedudukan Dr. Poch yang dihormati di kalangan masyarakat setempat.
Di bawah ini dalah foto Dr. Poch dan Nyonya S


Pada gambar itu, terlihat Dr Poch sudah semakin tua, memakai 'suit' yang agak besar, kemeja putih bertali leher dan berkacamata. Sementara Nyoya S pula, mengenakan kebaya putih, berkain batik dan sanggul beruntai bunga yang jatuh di dada kanannya. Tangan kanannya memegang kipas. Gambar mereka diabadikan dalam posisi berdiri.

Sementara pada gambar ini, Dr. Poch dan Nyonya S duduk di kerusi. Sementara di belakang mereka berdiri tiga lelaki muda. Jika senyum, kelihatan senyuman di bibir S, sementara di kedua-dua gambar ini, wajah Dr. Poch agak serius. Menjelang pernikahan itulah, kata Sosro, kononnya Dr. Poch menukar agamanya menjadi seorang Muslim. Dr Poch kemudian menggantikan namanya dengan nama Djamaluddin. Mereka kemudiannya telah berpindah ke Surabaya.






Foto Jenazah yg.dikatakan Hitler



Kubur Poch

Namun nama barunya sebagai seorang mualaf itu seakan tidak digunakan. Hal itu boleh dilihat pada makam Dr Poch di Pemakaman Umum Muslim Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya. Pada batu nisannya, tertulis nama G. A. Poch. Kebelakangan ini barulah saya (penulis buku) tahu G.A. adalah singkatan daripada Georg (tanpa ”e”) Anton.


Pulau Sumbawa Besar

Dunia antarabangsa sama sekali tidak menyedarinya bahawa seorang pemimpin Diktator Nazi German itu bersembunyi dengan aman di Pulau Sumbawa Besar, hingga akhir hayatnya di Surabaya dan telah dimakamkan di pemakaman umum Muslim di Ngagel, Surabaya.


Mufti Sheikh Amin Husseini dan Adolf Hitler, 1941

Hinggalah ke saat ini teka teki apakah Hitler mati di bunker, Argentina, Brazil, atau pun di Indonesia, belum dapat dipastikan. Kisah akhir hayat ‘Sang Fuhrer’ terus menjadi misteri dalam lipatan sejarah.


WALLAHUA'LAM


sumber :





Best regards,
Risang Edy Kuncoro

Medusakick - Beginning of a Story
medusakick@gmail.com
http://www.medusakick.co.cc

Motivasi Hitler Membantai Kaum Yahudi

"Bisa saja saya memusnahkan semua YAHUDI di DUNIA, tapi saya sisakan sedikit saja yg hidup. agar kamu tau mengapa alasan saya membunuh mereka" Ucapan Hitler

Seringkali, tabiat, perilaku dan pendirian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan menganggap perilakunya yang “antisosial” itu adalah sebuah kutukan kerena Alois Hitler (Ayah Hitler) mengawini keponakannya sendiri. Adi (nama kecil Adolf Hitler) dilahirkan pada tanggal 20 April 1889 di sebuah kota kecil di Austria dekat perbatasan Jerman. Ayahnya adalah seorang yang keras dalam mendidik anak sedang ibunya baik kepadanya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7O8bCkMYz1d7DysjcyE5jau-NMOnB_6Q6ZygWpNtuyl2V1raepia6Fhcm6MQ1of0DNtzz1AkMdPFZ_ZdgEJOaSFh0wvp_pkKlHSkLalD7Lr-FSMPeylEkXD17qh2aRD49l77rZmzZ77ZS/s1600/11.jpg
Ibunya adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar disayangi oleh Adolf. Ibunya sangat percaya bahwa anaknya adalah seorang jenius, dan selalu menganggap anaknya normal, walaupun sejak kecil sudah menunjukkan gejala destruktif dan antisosial. Umur 18 tahun, Adolf sudah menjadi seorang yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia sedangkan ayahnya sudah meninggal terlebih dulu sebelumnya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dan abusement dari ayahnya ini memberikan andil besar dalam mental dan kejiwaan Hitler dewasa.

Ada hal yang harus kita pahami bahwa, jangan pernah meremehkan “dendam masa kecil”. Contoh lain juga bisa kita dapati dari kisah Mao Tse Tung. Mao kecil pernah bersekolah di sekolah yang didirikan oleh para missionaris dari Eropa, oleh sebab suatu hal Mao dimaki oleh salah satu Pastor dengan makian yang bersifat rasialis “anjing kuning!” dan mulai saat itu Mao tidak pernah kembali ke sekolah itu.

Membenci kaum agamawan. Kemudian menjadi pemimpim komunis terbesar di China, juga menjadi pembunuh massal, jutaan kaum terpelajar dan seniman tewas dibunuh dan dihukum kerja paksa dalam Revolusi Kebudayaan 1965. Nggak kalah sadis dengan Hitler Sebuah dendam masa kecil; inilah bahayanya jika itu dialami oleh seorang pemimpin!

Hitler awalnya bercita-cita menjadi seorang seniman (bukan menjadi tentara/ politikus). Sebagai pecinta seni, maka dia mencoba mendaftar ke sebuah fakultas seni di Wina, Austria, tetapi ditolak. Penolakan ini memiliki dampak besar bagi dirinya.

Frustasi, yatim-piatu, tidak ada uang, sehingga dia selama kira-kira setahun menjadi gelandangan, hidup dari belas kasihan orang lain di jalanan. Selama itu, dia juga mulai benci terhadap orang Yahudi, kaum imigran yang hidup lebih mewah, dan ini dikuatkan dengan pendengaran dari ceramah yang sifatnya “Antisemit” oleh Walikota Vienna Karl Lueger.

Teori Lueger yang menyalahkan kekacauan ekonomi dan politik kepada kaum Yahudi, mengispirasinya menjadi pembenci kaum Yahudi sepanjang hidupnya. Ini pula yang membangun ideologinya dan menganggap bangsa Arya adalah ras tertinggi. Banyak orang berkata, seandainya saja dia diterima di sekolah seni tersebut, mungkin Hitler hanya akan menjadi seniman seperti Picasso misalnya, mungkin sejarah juga akan lain ceritanya. Disinilah salah satu letak pentingnya Hitler, dia mengubah sejarah (meskipun ke jalan yang dianggap salah). Garis hidupnya bagaikan takdir yang tidak bisa diubah.

Di tahun 1914, Jerman ikut serta dalam Perang Dunia 1 dan Hitler masuk militer. Sewaktu perang di garis depan, dia terluka, dipulangkan dan mendapatkan medali untuk keberaniannya. Selama perang, Hitler berangsur-angsur menjadi seorang patriot untuk Jerman meskipun dia sendiri bukan warga negara Jerman (dia lahir di Austria). Maka dari itu, sewaktu Jerman kalah perang, dia tidak bisa menerima kenyataan, karena bagi Hitler, Jerman adalah yang terkuat. Dia lalu menyalahkan para "pengkhianat" sipil, terutama orang Yahudi sebagai penyebab Jerman kalah perang.

Jerman setelah kalah perang porak poranda. Keadaannya sangat mengenaskan dengan kota-kota yang hancur, harga barang tinggi ditambah lagi dengan datangnya gerakan-gerakan revolusi komunis. Hitler sendiri tetap berdiam di militer. Hitler membenci orang-orang dari berbagai ideologi, termasuk komunis (Karl Marx adalah seorang Yahudi), sosialis kapitalis dan liberal. Sebenarnya karir militer Hitler hanya sampai Kopral, bisa dibayangkan betapa hebatnya orang ini, dia menjadi Army Commander yang ditakuti seluruh dunia pada Perang Dunia 2.

Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partai kecil bernama Partai Pekerja Jerman dan meninggalkan karir militernya. Saat berhasil menjadi pemimpinnya dan akhirnya mengubah namanya menjadi partai NAZI. Tahun 1920, Hitler menterbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Partai ini semakin solid dengan didukung oleh kelompok milisia SA.

Disinilah kita bisa melihat salah satu kejeniusan Hitler, berorganisasi dan berpidato. Apapun yang Hitler katakan adalah seperti sebuah “Religion’s order” yang membuat pengikutnya menjadi super fanatik

source:teampoekinds.blogspot.com/2010/06/kenapa-hitler-membantai-yahudi


Best regards,
Risang Edy Kuncoro

Medusakick - Beginning of a Story
medusakick@gmail.com
http://www.medusakick.co.cc